Kegagalan

Today is not my day “again” hahaha. Masih bisa ketawa yaaa wkwk dan ini lagi senyum-senyum melihat kesialanku hari ini hahaha maap ketawa lagi. Kegagalan memang awalnya terasa menyakitkan, dalam otakku timbul berbagai macam pertanyaan kenapa bisa gagal? apa yang kurang dariku? kenapa harus aku? kenapa Tuhan menggagalkanku? hmm kenapa bawa-bawa Tuhan? yang salah kamu. Okay otak stop sampai sini.

Setiap kali gagal saya selalu meresponi dengan kesedihan, aku rasa ini normal ya, semua orang juga akan bereaksi sama, puji Tuhan aku tidak menyangkal perasaanku dengan positif thinking haha, tapi-tapi itu tidak berlangsung lama habis itu hilang pertanyaan-pertanyaan itu dengan tidak ada jawaban hahaha. Kalau dipikir-pikir sakit ya rasanya jika kita ditolak/ mengalami kegagalan ini, namun lucunya itu hanya sebentar setelah itu berganti dengan perasaan lain entah senang, entah cemas entah bahagia lg wkwk, tapi bersyukurnya aku senang lagi dan lagi sih habis itu, hehe bersyukur banget, Tuhan selalu punya cara untuk menghiburku.

Eitss jadi tadi tu Tuhan memberi perenungan buatku, melalui podcast Merry Riana dengan Marissa Anita, Marissa ternyata juga pernah atau bahkan sering mengalami kegagalan dan bersyukurnya, justru karena kegagalan itu dia bisa menjadi dirinya saat ini, menjadi apa yang dicintainya. Jadi gini kalau waktu itu dia berhasil, dia tidak akan menjadi apa yang saat ini dia cintai. Terkadang Tuhan menggagalkan rencana kita dan justru ternyata itulah yang terbaik buat kita, kalau ga bisa jadi rencana itu yang akan membuat kita GAGAL karena gini kalau kita menjalankan rencana kita, memaksa diri untuk mendapatkan posisi itu bisa jadi itu yang akan membuat kita menderita dan akhirnya kita gagal dalam hidup, nah jadi lebih baik jika kita gagal lebih awal karena kita percaya Tuhan akan mengarahkan kita kepada jalan yang Dia inginkan sehingga kita dapat menikmati dan menjalani kehidupan yang indah.

Jadi kegagalan itu tidak akan selamanya menyiksa diri kita kok, justru kegagalan itulah yang akan membentuk kita menjadi siapa kita sesungguhnya, menjadi apa yang kita cintai, menjadi apa yang Tuhan rencanakan, bersyukurlah ditengah kegagalan, ditengan penderitaan, ditengah kerapuhan ini sebab Tuhan tidak akan tinggal diam, Dia akan menolongmu dan akan mengangkatmu memberimu kekuatan to become what you love.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s